Fresh Drink

Posted in KnOwledge on December 18, 2008 by muyunderscoreluo

virgincolada

Virgin Colada,ManisMenggoda
CJ’s Bar – Hotel Mulia Senayan Jakarta - detikFood

JakartaVirgin Cocktail alias cocktail tak beralkohol ini memang rasanya manis lembut gurih. Tak kalah enak dengan Pina Colada. Rasa gurih santan dan rasa segar jus nanas memberi sensasi lezat yang enak di lidah.

Bahan:
150 ml Jus Nanas
15 ml santan
30 ml Simple Syrup
Hiasan:
Potongan Nanas, Ceri Merah

Cara membuat:

  • Taruh semua bahan dalam mangkuk blender yang bersih.

  • Siapkan gelas saji, beri Hiasan. Beri beberapa potong es batu

  • Proses hingga tercampur rata.

  • Tuang ke dalam gelas.

  • Sajikan segera.

Untuk 1 gelas ( dev / Odi )

Sumber: www.food.detik.com

aLan LuO

Posted in aBout my IdoL on December 18, 2008 by muyunderscoreluo

my alan

Jiu Fen… I’m in Love…

Posted in KnOwledge on December 18, 2008 by muyunderscoreluo

Kota Tua Jiu FenDaya pikat Jiu Fen (baca: Chiu Fen) bukan terletak pada kemegahan dan kecanggihan, namun justru pada ke-tradisionalan-nya sebagai kota tua yang mengundang minat banyak turis lokal maupun mancanegara untuk singgah. Jiu Fen relatif mudah dicapai baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti kereta api dari Taipei menuju Rui Fang (sekitar 40-60 menit) dilanjutkan dengan taxi atau bus. Alternatif lain adalah dengan bis umum langsung dari Taipei menuju Jinguashi melewati Jiu Fen yang memakan waktu maksimal 1,5 jam.

Sejauh mata memandang, akan tampak kerumunan pengunjung dan turis dari berbagai belahan dunia. Malah keunikan kota tua ini tidak tampak. Namun jika mencoba melihat dari tempat yang agak tinggi, baru terlihat pemandangan alam yang sangat indah terdiri dari hamparan laut dan pegunungan.

Sementara keunikan dan ke-tradisional-an yang diandalkan terdapat di gang-gang sempit yang banyak bertebaran di kota ini. Inilah ke-khas-an kota tua ini, hingga ratusan orang rela berdesak-desakan di dalam gang sempit demi memburu dan merasakan nuansa kota tempo dulu. Walau ramai dan sempit tempat ini ternyata sangat aman dari tangan-tangan jahil.

Jiu Fen

Sepanjang gang yang berliku, berjajar di kiri kanan kios-kios aneka macam makanan dan minuman. Bagi pengunjung yang gemar berburu makanan unik, di sinilah sorganya. Selain membeli makanan, pengunjung dapat pula melihat bagaimana makanan tersebut dibuat dan bahkan boleh mencoba membuatnya. Terkadang langkah kaki terhenti ketika mata tertegun melihat begitu trampilnya tangan-tangan penjual kue membuat barang dagangannya. Semuanya mengundang keasyikan tersendiri.

Kios cendera mata juga bertebaran di sepanjang gang. Dari penjual aneka macam gantungan kunci, pajangan dari bahan gelas bakar yang langsung dikerjakan di tempat, hingga penjual kelom (bakiak) dan sepatu yang bisa diukur sesuai dengan ukuran kaki kita dan dikerjakan saat itu juga.

Salah satu aktivitas yang hampir tak pernah dilewatkan pengunjung adalah menikmati hidangan teh di kedai teh yang berjajar di sepanjang gang yang berundak tersebut. Dengan nuansa arsitektur bangunan tempo dulu berpadu dengan koleksi benda-benda antik yang menghiasi kedai, menikmati teh di sini memberikan keistimewaan tersendiri.

Kota tua selalu menyimpan banyak cerita. Sejalan dengan berlalunya waktu sejarahpun terukir bersamanya. Begitu pula dengan Jiu Fen. Berdasarkan legenda penduduk setempat, nama Jiu fen (secara harafiah berarti sembilan bagian) melambangkan sembilan keluarga yang awalnya hidup di kota tersebut.

Terlepas dari keakuratan cerita tersebut, kota Jiu Fen memang menyimpan sejarah kejayaan masa lalunya yang gemilang dengan ditemukannya tambang emas pada 1890. Pada masa pendudukan Jepang di Taiwan sekitar 1930-an, Jiu Fen dijuluki sebagai Little Shanghai dan selama beberapa dekade mensuplai emas untuk kerajaan Jepang. Namun akhirnya masa keemasan dan kejayaan berakhir seiring dengan habisnya sumber emas di kota ini.

Rasa kangen akan kota tua dengan gang-gang sempit dan bangunan berarsitektur tradisional Cina membawa orang-orang Taiwan berpaling ke Jiu Fen. Sejak itu penduduk Jiu Fen seakan menemukan kembali ‘tambang emas’ baru dalam bentuk lahan pariwisata hingga hari ini. Kios makanan, cindera mata, galeri seni, restoran dan kedai teh mulai tumbuh dalam napas tradisionalnya dan merupakan sumber baru ekonomi penduduk setempat.

Rasa kangen dan nostalgia bukan hanya milik generasi tua saja. Anak-anak muda dan remajapun berbondong-bondong datang untuk turut menikmati keunikan yang disajikan. Selain berburu makanan dan menikmati teh serta menyelusuri sepanjang gang sempit sambil merasakan suasana di kota tua, sempatkan mengunjungi klenteng yang juga merupakan objek wisata.

Sisa kejayaan emas masa lalu di Jiu Fen masih dapat ditemui di Museum Penambangan Emas (Gold Mining Museum) yang sayang untuk dilewatkan. Dengan membayar karcis masuk 100 NT untuk orang dewasa dan 60 NT untuk anak-anak, anda dapat melihat berbagai batuan, mineral, artifak serta penjelasan mengenai proses ekstraksi emas dari batu.

Jiu Fen menyimpan nilai tersendiri di mata wisatawan yang mengunjungi Taiwan, di mana tempat lain seakan berlomba me-modern-kan wajah kota, Jiu Fen justru tetap pada nilai keasliannya, melestarikan keindahan arsitektur tua dan bersejarah. (rn)

Sumber: www.resep.web.id

FLennzZ 4eVa…

Posted in Poems on December 18, 2008 by muyunderscoreluo

Friendship

PUISI UNTUK SAHABAT

Mari mengurai silsilah di ranah membasah
Pejamkan matamu sejenak agar dapat kukecup resah
Tak kuharap ada nanah di sebalik bilah-bilah yang berdarah
Jazirah itu akan kita tanami tetumbuhan penawar lelah

Mari mengeja kalimat-kalimat yang tak sudah
Kita rangkai jadi kelambu dalam galau malam mendesah
Lentera-lentera telah terpasang menyambut titah
Istana bebintang mengundang kita dalam jamuan kisah

Mari berbaring dalam dongeng pengantar tidur
Kenangan mengukir dalam doa yang tak akan terkubur
Tapak-tapak tamadun memutar aksara untuk bertutur
Setiap untai kataku adalah harap yang tak pernah luntur

Mari………………..memutar kalam mendayung lebur !

Sumber: www.kemudian.com


Show Luo Kembali Jadi Buruan Wartawan Berkat Serial Baru

Posted in aBout my IdoL on December 6, 2008 by muyunderscoreluo

Alan Luo

 lautanindonesia.com, Taiwan - Menjelang 27 Juli 2008, Show Luo menjadi salah satu artis Taiwan yang menjadi buruan pers. Selidik punya selidik, tanggal tersebut adalah jadwal resmi penayangan serial terbarunya Hot Shot alias Lan Qiu Huo (籃球火).

Bakal tampil bareng dua bintang ternama lainnya Jerry Yan dan Wu Zun, Hot Shot diprediksi bakal membuat Show kembali sukses seperti serial sebelumnya Corner with Love. Ketika diwawancara saat promosi DVD konser terbarunya, pria yang akrab dipanggil Xiao Zhu itu tidak keberatan menjawab sejumlah pertanyaan menyangkut Hot Shot.

Sambil tersenyum ramah, Xiao Zhu, yang sempat mendapat gosip miring bersaing dengan Jerry Yan untuk posisi peran utama, mengucapkan terima kasih atas perhatian semua pihak terhadap serial terbarunya dan sama sekali tidak keberatan atas semua berita yang beredar tentang dirinya.

Sama seperti artis lain, pria bernama panjang Luo Zhi Xiang itu punya harapan terpendam. Namun ketika ditanya akankah dirinya mengikuti kenekatan Ethan Ruan (yang bernazar bakal berenang telanjang bila serial terbarunya Fated to Love You sukses menembus angka 10), Xiao Zhu menolak berkomentar.

Desakan dari seorang wartawan perempuan membuat pria kelahiran 1980 itu tidak berkutik lagi. Tidak kehabisan akal, Xiao Zhu langsung membalas, “Baiklah seperti permintaanmu, aku akan nekat bila rating Hot Shot bisa menembus angka 10.”

“Sama seperti Ethan Ruan, aku juga akan berenang telanjang tapi semua itu hanya boleh dilihat olehmu seorang.” Keruan saja, jawaban tersebut malah balik membuat sang reporter tersipu-sipu malu disusul tawa seluruh hadirindisana.(eastday/showlointernationalenglishforum/o_ost1nao_o/mdL)

mEniRaN

Posted in KnOwledge on December 6, 2008 by muyunderscoreluo

Meniran

 

 

 

 

 

 

Meniran (Phyllanthus niruri L)

 

Tanaman liar yg g9 pernah kita anggap ini ternyata bisa meningkatkan sistem imun tubuh kita dan juga bisa membantu meningkatkan nafsu makan…aQ baru tw lowh!!

 

ada temen-temen yang udah pernah meneliti ttg hal ini g9??

bLeh share di sini…

 

mY LoveLy

Posted in aBout my IdoL on December 6, 2008 by muyunderscoreluo

show-luo2 

 

 

 

The guy, Xiao Zhu or Show Luo, is Taiwanese. dO u KnoW??? I loVe him so muCh…

 

Alan Luo a.k.a SHOW LO/Xiao Zhu

 

Full name : Luo Zhi Xiang

English Name : Alan Luo

Nickname : Xiao Zhu, Little Pig

Birthplace : Taiwan

Birthday : July, 30th 1979

Zodiac : Goat

Height : 180 cm (5’10″)

Weight : 65 kg (150 lbs)

Blood type : O

Languages spoken : Chinese, Japanese and Taiwanese

Hobbies : Collecting NIKE shoes, hat, perfume,

               accessories, playing basketball and swimming

Good at : Dancing, acting and taikantoo

Favourite colours : Black, white, red and bright colours

Favourite fruits : Watermelon and papaya

Favourite flower : Rose

Pets : Cat and dog

Dislikes : People messing with his hair and stepping on

                his shoes

Daunted things : Ghost and snake

Favourite actor : Takuya Kimura

Favourite singer : Namie Amuro

Favourite season : Winter

 

Want 2 Be d’QuEEn in Ur Heart…

Posted in Pictures on November 26, 2008 by muyunderscoreluo

images

Hello world!

Posted in Uncategorized on October 17, 2008 by muyunderscoreluo

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.